Menpora minta pendukung timnas tidak membuat “gaduh” di SUGBK

Menpora minta pendukung timnas tidak membuat “gaduh” di SUGBK

trendingtopic.co.id – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali meminta pendukung Timnas Indonesia tidak membuat “gaduh” saat tim asuhan Shin Tae-yong berlaga pada semifinal pertama Piala AFF melawan Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Jumat (6/12).

“Tidak boleh ada yang membuat gaduh. Kita harus membuat tim tamu nyaman selama di Indonesia,’ kata Menpora Amali di sela memantau latihan Timnas Indonesia di SUGBK, Jakarta, Kamis.

Himbauan yang disampaikan orang nomor satu di Kemenpora itu bukan tanpa alasan mengingat pada laga melawan Thailand di SUGBK pada 29 Desember 2022 lalu, bus tim Negeri Gajah Putih tersebut sempat mendapatkan teror pelemparan batu saat memasuki stadion.

Meski tidak ada korban, kasus tersebut langsung mendapatkan perhatian banyak kalangan termasuk di media sosial. Kasus tersebut juga menjadi perbincangan pecinta sepak bola terutama di kawasan Asia Tenggara.

Menpora Amali saat memantau latihan Timnas Garuda juga menyampaikan pesan dan harapan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni meminta pemain fokus dalam bertanding, menjalin kerja sama yang solid dan menjauhkan ego.

“Selain fokus juga harus menjalankan kerja sama tim yang bagus dan tentu tidak ada kelihatan ego perorangannya,” tambah Menpora Amali.

Pertandingan Timnas Indonesia melawan Vietnam pada semifinal pertama ini memang pantas untuk ditunggu mengingat hasil di laga tersebut akan menjadi modal untuk laga semifinal kedua melawan tuan rumah Vietnam pada Senin (9/1).

Sebagai tuan rumah, Indonesia memang lebih diuntungkan karena bakal mendapatkan dukungan penuh dari suporter. Hanya saja Vietnam yang merupakan juara Grup B adalah tim yang dikenal kompak dan susah ditaklukkan.

Saat menghadapi Vietnam, Timnas Garuda dipastikan turun dengan kekuatan penuh. Apalagi pemain naturalisasi yang absen saat menghadapi Filipina yakni Jordi Amat diprediksi bakal kembali menjadi andalan di lini pertahanan.

error: Content is protected !!