4 Kunci Sukses Bisnis Barang Preloved secara Online

4 Kunci Sukses Bisnis Barang Preloved secara Online

trendingtopic.co.id – Menjual barang preloved atau barang bekas memiliki peluang bisnis yang menjanjikan, bahkan trennya semakin berkembang seiring dengan kemajuan digital.

Dulu, menjual barang preloved identik dengan kegiatan garage sale, di mana barang-barang yang sudah tak terpakai dijual di suatu tempat, seperti bazaar.

Namun, kini kita sudah bisa melakukan bisnis barang preloved dengan lebih fleksibel karena kehadiran platform digital.

Kamu bisa membuka toko online di e-commerce atau menjualnya lewat akun media sosial. Dengan begitu, Anda bisa menjualnya satu per satu, tanpa harus menunggu barang-barang tak terpakai banyak terkumpul.

Lalu, bagaimana caranya menjual barang preloved secara online agar bisa menarik di mata konsumen dan sukses raih cuan? Berikut ini beberapa tipsnya yang dikutip dari beberapa sumber.

1. Tentukan Barang Apa Saja yang Ingin Dijual

Berbeda dengan garage sale atau menjual barang bekas secara langsung, saat merintis bisnis barang preloved secara online, ada baiknya fokus pada barang tertentu. Pilih barang utama apa yang ingin dijual atau tentukan konsep toko preloved kamu.

Misalnya, kamu hanya menjual baju-baju bekas atau sepatu bekas. Kamu juga bisa membuat konsep toko online kamu sebagai toko perhiasan dan game jaman dulu (vintage). Varian barangnya bisa lebih beragam, tapi tetap dalam konsep dan kegunaan yang sama.

2. Pilih Platform yang Paling Dekat dengan Target Pasar

Platform digital untuk menjual barang tidak sebatas e-commerce atau marketplace semata.

Kamu bisa menggunakan dan membuat akun media sosial khusus sebagai toko online, untuk menjual barang-barang preloved yang sudah ditentukan.

Hal tersebut akan lebih berguna jika target pasar kamu memang lebih banyak berkumpul atau menggunakan dalam platform media sosial tertentu. Selain itu, media sosial akan mempermudah kegiatan pemasaran untuk toko kamu.

Perbanyak konten kreatif seputar barang-barang preloved yang akan dijual sekaligus untuk promosi.

3. Sortir Barang- barang Bekas yang Masih Berkualitas

Mengapa penting? Hal ini karena biasanya barang bekas yang dijual kembali adalah barang-barang yang masih bisa digunakan oleh pembeli. Misalnya baju, sepatu, alat elektronik, kamera, atau mainan semuanya perlu dipilih yang memang masih layak pakai.

Perhatikan kelayakan barang-barang yang akan dijual. Kualitas barang bekas tak mungkin semulus barang baru yang dibeli di toko, sehingga penting untuk mengonformasikan detail barang kepada calon pembeli.

4. Jujur Mencantumkan Detail Kondisi Barang

Kunci dari bisnis barang preloved adalah kepercayaan konsumen dan kejujuran kita sebagai penjual.

Informasikan detail seputar barang bekas yang akan dijual pada bagian caption atau deskripsi, termasuk ketika barang tersebut memiliki beberapa kekurangan atau tanda bekas pemakaian. Tampilkan foto barang secara detail dan apa adanya.

Jujur adalah kunci. Walaupun barang memiliki kekurangan, orang tetap akan membeli jika kamu jujur dan memberikan harga yang sesuai dan masuk akal.

Promosikan UMKM Anda dengan beriklan di jaringan Kompas Gramedia lewat . Konsultasikan strategi iklan bisnis Anda bersama tim sales sekarang.

error: Content is protected !!